Belajar Meresensi Buku

Saya termasuk orang kolod dalam dunia resensi meresensi. Ya memang benar saya senang menulis, membaca novel dan menimbun banyak novel di rak buku tanpa kapan tau akan membacanya. Tapi untuk urusan resensi, saya baru mengetahui hal ini ketika ikut gathering penulis – pembaca Gagasmedia dan Bukune. Sumpah memalukan!

Sejak akhir tahun lalu, semenjak pulang dari Jakarta membawa 6 buah novel gratisan dari Gagasmedia dengan seri STPC-nya (Setiap Tempat Punya Cerita), saya bertekad mulai meresensi buku-buku yang saya punya. Sayangnya tekad itu mengendor diperjalannya, kebiasaan membaca saya ditempat-tempat tidak biasa seperti toilet (sumpah yang ini jangan ditiru) sempat membuat saya malas mencatat hal-hal menarik dalam buku.

Lalu, kebiasaan saya yang menjadikan membaca adalah hiburan dan pelarian diri dari penatnya hidup (terutama urusan kuliah) membuat saya sering kali hanyut dalam cerita tanpa lagi memedulikan tadi itu tokoh utamanya namanya siapa ya, settingnya dimana ya, kaliman dengan typo di halaman berapa ya. Yang saya ingat hanyalah, novel ini keren dan endingnya nyebelin. Lalu saya kembalikan novel ke rak dan mencari novel yang belum say abaca, begitu seterusnya.

Tapi kali ini saya mau menulis resensi, merutinkan menulis lebih tepatnya. Kalau bisa saya akan menulis setiap novel yang telah say abaca. Semoga, mengingat tingkat kemalasan dan laptop ini tidak hanya dituntut untuk menulis resensi atau draf novel saja, tapi juga tugas-tugas kuliah yang nggak santai.

Yap, dan aku mulai dari seri STPC ya, walaupun rasanya uda pada punya dan uda pada membaca dan banyak resensinya di internet, yang penting belajar aja lah! Kebetulan seri STPC, 6 saya dapatkan gratis dari penerbit, dan satu saya beli sendiri. Melbourne, Paris, London, Bangkok, Athena, dan Athena itu buku gratisan sedangkan Tokyo saya membelinya sebulan setelahnya. Dari ke enam seri itu, saya baru menyelesaikan 3 novel, London, Melbourne dan Tokyo. Yang lain belum sempat karena sering saya selipi membaca novel lainnya.

Semoga tulisan saya juga bisa menjadi salah satu alasan untuk membeli novel-novel ini! *saya berasa jadi marketing nih!