#5 MAYO

Hari Kelima: ( 6/4/2013)

Sial, lagi-lagi wortel. dan kali ini menjadi menu pagi hari! Tidak kehilangan akal sayapun merebus wortel terlebih dahulu sebelum diblander, daaaan hasilnya tidak seperti memakan kertas kaya yang saya rasakan kemarin. Hebatnya saya berhasil menghabiskan jus wortel untuk pertama kalinya. Nah hari ini saya cukup punya jadwal padat, ada dua undangan sekaligus.

Undangan pertama datang dari teman-teman mahasiswa komunikasi, dan yang kedua menjadi pemateri diklat radio di Batu. Pertamanya saya mau menolak, tapi saya bilang dengan alasan diet mereka malah tertawa. Hahahaha. Alhasil saya nekat datang. dengan sebelumnya saya memasak menu makan siang dan makan sore sekaligus, dan mbontot deh ke kedua acara tersebut.

Siang harinya saya makan bontot berupa ayam kukus dan bayam rebus. Kali ini saya nakal lagi, merubah selada menjadi bayam. hehehe. Sekitar pukul satu saya berangkat ke Batu, dan menolak makan siang dan makan malam yang disediakan panitia, lalu mereka tertawa setelah selesai materi saya memperlihatkan makanan yang saya bawa, daging goreng dan bayam rebus, karena penasaran mereka malah ikut mencicipi. Hahahahaha

Hari ini lumayan melelahkan, secara di tempat diklat banyak makanan berceceran dan saya terus menolak. Tapi menyenangkannya ada banyak orang yang telah memuji saya, “mbak ima kok kurusan?” hahahhaha. Seru juga sih, bahkan ada dua adik tingkat saya bertekat ingin menjalankan diet mayo setelah selesai skripsi nanti.

Hari ini saya ada di posisi 55, menakjubkan!

#4 MAYO

Hari Keempat: ( 5/4/2013)

Baru sempet ngepost, hari keempat berjalan cukup menegangkan. Karena hari ini ada menu wortel. Sayuran yang paling saya hindari seumur hidup.wkwkwkwk

Paginya seperti biasa, secangkir teh hangat dan roti tawar menemani saya bekerja di kantor. Jam istirahat saya segera pulang, menghindari kotakan makan siang yang disediakan oleh seorang teman kantor yang sedang berulang tahun. Menu siang ini adalah sebutir telur, wortel parut dan keju non fat. Masalah datang di wortel, sayuran itu akhirnya saya blander, tambah sedikit air dan jeruk nipis. Hmm aroma eneg yang membuat saya biasanya nggak doyan wortel mendadak ilang.

Saya beranikan diri menyendokkan jus wortel yang pertama, kres kres kres, sial nih wortel dijus masih berampas kasar dan musti dikunyah lagi. Disinilah saya tidak tahan, baru beberapa suap akhirnya angkat tangan tidak melanjutkan makan. Saya makan saja telur rebus dan keju. Karena nggak nemu keju non fat, ya uda saya pake keju chedar aja, hehehe

Sorenya saya bertahan di kantor sampai malam, menu semangkok pepaya saya ganti dengan sebuah pir dengan pertimbangan saya tidak terlalu suka buah pepaya, hihihihi. Senaknya senidri ya! Susu non fat menjadi menu terakhir di hari ini. Cobaan datang tengah malam, saat saya harus memberi kejutan ulang tahun kepada sahabat dengan sebuah kue tart ditangan, hmm…

Untung malaikat baik hati masih menahan nafsu makan saya, hahahahah. Sementara ini saya masih di 56 🙂