Email Students UB Telah di Non Aktifkan

Mungkin sebagian besar mahasiswa Universitas Brawijaya belum paham benar dengan pemberitahuan yang menempel di badan alamat email http://students.ub.ac.id/ tentang penonaktifan halaman email ini untuk mahasiswa.

students mail tidak lagi digunakan

            Sebenarnya pengumuman ini telah dipasang jauh-jauh hari sejak akhir tahun 2012 lalu. Bahkan sampai diadakan acara Launching kerja sama dengan google untuk memberi tahu mahasiswa karena email mahasiswa sekarang ini dialihkan ke https://gapura.ub.ac.id/ untuk mempermudah akses akademik, blog dan email.

 gapura

            Jadi untuk mahasiswa yang membutuhkan email baik untuk tugas maupun membuat blog, tidak lagi harus membuat, karena dalam system terintegrasi di  https://gapura.ub.ac.id/ mahasiswa hanya perlu memasukkan NIM dan PASSWORD SIAM saja, dengan catatan password telah dirubah minimal 8 digit di ke https://bais.ub.ac.id.

gapura 1

            Untuk alamat email mahasiswa formatnya nim@mail.ub.ac.id dan untuk masuk ke emailnya tinggal mengarahkan kursor ke GMAIL dan klik saja, otomatis akan masuk kelayanan email yang mirip dengan akun GMAIL karena Brawijaya saat ini bekerjasama dengan google.

gapura 2

Sudah paham kan? Boleh kok diinformasikan ke teman-teman lainnya 🙂

bisa juga di unduh di : Email Students di Non Aktifkan

Erotomania, Sebuah Penyakit Kejiwaan dalam Mencinta

he loves me he loves me not

he loves me he loves me not

                Sebenarnya tidak ada pengetahuan lebih dari diri saya tentang penyakit psikologis ini. Bermula dari keisengan seorang laki-laki aneh yang hampir tiap jam menelopon penuh teror selama lebih dari satu tahun belakangan ini, akhirnya seseorang teman berkata bahwa mungkin saja stalker itu mengidap penyakit erotomania.

                Lalu saya mencari tahu di google mengenai penyakit dengan nama aneh ini. Ternyata memang benar ada. Erotomania adalah sebuah gangguan psikologis dari seseorang yang merasa ada orang lain yang mencintainya dengan sangat. Biasanya sang penderita mengalami delusi dan memiliki imajinasi tentang seseorang.

                Dalam beberapa kasus, seseorang disini diartikan sebagai orang yang memiliki strata lebih tinggi, misalnya artis, orang terkenal, bos ataupun orang yang hanya membuatnya tertarik melalui social media tanpa mengenal atau bertemu dengan orang tersebut secara langsung. Gangguan ini biasanya dialami oleh pria walaupun tidak menuntut kemungkinan juga dialami oleh wanita.

                Pertama kali ditelaah oleh psikiater asal perancis yang bernama Gaetan Gatian Clerambault, yang menyusun sebuah makalah yang membahas tentang gangguan kepribadian macam ini pada tahun 1921. Walau referensi awal yang sejenis dengan gangguan ini telah ada dalam tulisan Hipokrates, Erasistratus, Plutark, dan Galen.

Dalam dunia psikiatri sendiri referensi sejenis ini telah ada pertama kali dalam tahun 1623 dalam sebuah risalah berjudul Maladie d’amour ou melancolie erotique yang ditulis oleh Jacques Ferrand, dan juga disebut sebagai “old maid’s psychosis”, “erotic mania” dan “erotic self-referent delusions” sampai kemasa sekarang dimana disebut sebagai bentuk dari Erotomania atau de Clerambault’s Syndrome.

Bentuk lebih lanjut dari stalking atau menguntit secara berlebihan ini sangat beragam. Erotomania yang mana hal ini merupakan bentuk mencintai secara berlebih bisa menimbulkan efek negative seperti rasa tidak nyaman dari sang korban, terlebih apabila perlakuannya sudah dalam tahap tidak menyenangkan.

Pernah kah kamu menyaksikan film lama berjudul “He Loves Me He Loves Me Not”? Film asal Prancis dengan judul asli “A La Folie..Pas Du Tout“ ini bercerita tentang pengidap Erotomania pada seorang perempuan. Karena saking cintanya, dia juga melakukan percobaan pembunuhan dan membuat hidup rumah tangga targetnya berantakan.

Percobaan pembunuhan terhadap Mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan oleh John Hinckley, Jr. dilaporkan telah diakibatkan oleh erotomania yang diderita Hinckley, yang merasa bahwa artis Jodie Foster akan membeberkan kepada publik bahwa ia cinta kepadanya setelah ia membunuh sang presiden. Hinckley sendiri terbebas dari jeratan hukum karena didiagnosa memiliki gangguan jiwa (skizofrenia).

Nah itu pengertian erotomania, mungkin saja anda menemui kasus yang sama dengan saya, atau cerita yang hampir mirip dengan film tersebut? Atau jangan-jangan anda lah sang stalker pengidap erotomania? Dan usut punya usut penyakit ini tidak dapat disembuhkan lho.

(naima.knisa)

Sumber : http://www.psikoterapis.com/?en_apa-itu-erotomania-%2C89

atau bisa diunduh di : EROTOMANIA

Harlem Shake

Harlem Shake adalah sebuah tarian yang berasal dari daerah Harlem di New York. Meledak Februari 2013 dengan banyaknya video yang di upload di youtube. ‘Harlem Shake’ adalah single dari Baauer yang dirilis pada 22 Mei 2012. Single tersebut kini menjadi nomor satu di iTunes Amerika dan nomor dua di Inggris juga Australia.

Tarian ini sering disebut sebagai tarian mabuk karena bermula dari sekumpulan anak muda dari Queensland, Australia. Seorang di antara mereka berjoget mengenakan helm di tengah ruangan. Setelah setengah lagu, tiba-tiba semua berjoget dengan tarian yang tak beraturan.

Kemudian tarian yang direkam itu diunggah ke youtube dan berdurasi 31 menit. Dan sampai saat ini video itu telah disaksikan lebih dari 11 juta orang. Harlem Shake yang menjadi meme internet ini mendadak menggantikan Gangnam Style yang tenar di tahun 2012 lalu.

Konsep tarian ini berbeda dengan Gangnam Style yang lebih mengedepankan tarian perut. Karena pada Harlem Shake ini tidak ada gerakan yang pasti. Mulanya diawali dari seseorang yang menari/berjoget secara bebas dengan mengenakan topeng, helm atau yang lainnya, dan setelah 15 detik kemudian tiba-tiba semua orang diruangan ikut berjoget dengan gaya bebas.

Dan saat ini Harlem Shake mulai menyebar luas tidak hanya di new York, Autrsali ataupun Inggris. Tapi juga di Indonesia. Terbukti dengan banyaknya video yang diunggah ke youtube dengan judul Harlem Shake Indonesia baik yang diadakan di kelas, kantor ataupu sekelompok orang tertentu.

Belum pernah liat Harlem Shake? Beleh lho di tengok di youtube. Atau mau coba tarian Harlem Shake? Monggo, iseng-iseng ngilangin penat saat jam istirahat kantor kayaknya seru tuh!

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=384IUU43bfQ[/youtube]

(naima.knisa)

Ogilvy anti smoking ad campaign Chanting Lighter TVC

Secara definisi, social marketing dapat diartikan sebagai :

  • the adaptation of commercial marketing technologies to create programs designed to influence the voluntary behaviour of target audiences to improve their personal welfare and that of the society of which they are a part.          
  • Strategi dan implementasi untuk merubah perilaku sosial menggunakan prinsip-prinsip marketing, bertujuan untuk meningkatkan penerimaan dan merubah perilaku atas ide-ide sosial kepada masyarakat (kelompok sasaran)
  • Sebuah proses untuk mempengaruhi tingkah laku manusia pada skala besar, menggunakan prinsip-prinsip pemasaran untuk tujuan keuntungan sosial dibandingkan tujuan komersil. (Smith, 1999)
  • Sebuah strategi untuk merubah perilaku. Ia mengkombinasikan elemen-elemen terbaik dari pendekatan tradisional menuju perubahan dalam sebuah perencanaan yang terintegrasi dan sebuah perencanaan kerja, dengan menggunakan keahlian teknologi komunikasi dan kemampuan marketing. (Philip Kotler and Eduardo L. Roberto, 1989)

Dari beberapa definisi diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa social marketing adalah strategi yang digunakan untuk memasarkan produk-produk non komersial atau social product dengan tujuan akhir untuk mengubah perilaku sosial masyarakat. Produk Non-Commercial dapat diartikan sebagai Produk yang dilempar ke pasaran dengan tidak mencari keuntungan semata, tetapi lebih pada aspek pemasyarakatan produk tersebut, contoh: alat KB, Gerakan daur ulang, gerakan menolak korupsi.

Dalam social marketing, produk tidak dapat diidentifikasikan dengan mudah, karena produk yang akan dipasarkan tidak selalu berupa barang yang nyata atau jasa yang dapat dirasakan secara langsung oleh konsumennya (target adopter). Produk  dalam social marketing lebih luas dan variatif  dari produk yang akan dipasarkan oleh pemasaran komersial. Hal tersebut dikarenakan produk dalam social marketing dapat berupa ide atau menawarkan kebiasaan baru. Selain itu, bila produk dalam social marketing berupa produk konkret, produk tersebut merupakan produk yang jarang digunakan oleh masyarakat, misal: alat KB untuk pria.

Kotler (1989) menyatakan produk dari social marketing adalah produk sosial (social product), yang terbagi menjadi 3 bagian besar : Idea (ide), Practice (kebiasaan baru), Tangiable object (produk konkret). Sehingga dapat disimpulkan perbedaan social marketing dan commercial marketing adalah sebagai berikut :

Kriteria Social marketing Commercial Marketing
Produk Perubahan Perilaku Barang dan jasa
Tujuan Peningkatan individu atau sosial Peningkatan finansial
 

Segmentasi

Kelompok/individu    yang    dipandang

memiliki permasalahan secara sosial

Kelompok/individu  yang  mampu

meningkatkan penjualan produk

 

Kompetitor

Perilaku  sebelumnya  ataupun  perilaku

lain yang lebih disukai. Serta perasaan akan keuntungan perilaku tersebut

Diidentifikasi  sebagai  organisasi

lain          yang          menawarkan barang/jasa sama

 

Sayangnya di Indonesia pembuatan program social marketing masih terpaku dengan yang namanya event, seminar atau kegiatan. Padahal social marketing yang pada dasarnya mengadaptasi cara-cara pemasaran pada umumnya bisa dilakukan dengan cara lain seperti pengggunaan iklan.

nah…sekarang coba kita liat video ini :

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=sqH_hqzdZqs[/youtube]

Di India, ada sebuah iklan televisi (TVC) tentang campaign anti rokok yang dibawakan secara unik dan mengena. Dalam video ini diceritakan bahwa setiap warung kelontok di India memiliki alat pematik api yang biasa digunakan para pembeli rokok.

Si Social marketer mengganti pemati api itu, sehingga saat dipencet tidak mengeluarkan api, tapi mengeluarkan bunyi yang dalam bahasa Indonesia berarti “Jangan merokok, merokok bisa membuatmu mati cepat”.

Beberapa orang menganggap kampanye ini sangat baik dan efektif. Tapi tentunya ada juga yang menanggapi negative karena kita tahu sendiri merokok adalah hak manusia. Tapi setidaknya kita bisa mengambil pelajaran disini, bahwa Indonesia juga bisa sekreatif mereka dalam melakukan kampanye sosial.

(Naima. K.Nisa)

atau bisa diunduh di sini : Anti Merokok Social Marketing